Jin Penunggu Batu Bleneng di Tol Cipali

oleh -2.459 views
jin-penunggu-batu-bleneng-tol-cipali
Batu Bleneng di Tol Cipali berada di Bukit Salam Cirebon. foto: istimewa

JIKA terjadi kecelakaan, apalagi dengan korban tewas di jalan tol Cipali, maka akan disangkut pautkan dengan hal-hal berbau mistis yang ada di sepanjang jalan tol tersebut.

Keberadaan “Batu Bleneng” di KM 180 tol Cipali salah satunya. Warganet sering mengaitkan kejadian naas ada kaitannya dengan keberadaan batu kokoh tersebut.

Seperti diketahui, bila Anda melintas dari arah Jakarta menuju Palimanan, batu kokoh tersebut akan terlihat di sebalah kanan di atas sebuah bukit bernama Bukit Salam.

Di sekitar lokasi batu, tempanya sudah dirapihkan dan di cor, keperkasaan batu bleneng pun akan terlihat jelas oleh pengendara yang melintas dibawah batu tersebut.

Baca Juga:

Kejadian Mistis di Cilimus, Pesan 10 Kopi Jangan Diaduk, 10 Batang Rokok Dibiarkan Terbakar

Urban Legend Jalan Karanggetas Kota Cirebon

Bicara soal batu besar yang berada dipinggir tol Cipali itu, ada legenda di kalangan penduduk setempat. Konon katanya, percaya nggak percaya, batu itu tak bisa dipindahkan saat pembangunannya.

Sudah diupayakan dibongkar tapi selalu tak bisa. Entah alat yang terbatas atau mungkin saja, pihak pengelola sengaja menaruh batu itu sebagai hiasan jelang keluar gerbang tol Cipali.

Menurut legenda rakyat setempat, batu tersebut adalah tanda asal muasal pulau Jawa dijadikan pemukiman.

Ada pula yang bilang batu itu peninggalan orang zaman dahulu yang sengaja ditaruh di situ karena berguna untuk menutup mata air berlumpur yang membuat banjir kawasan itu pada masa lalu.

Batu tersebut berada di Desa Walahar. Adapun nama “walahar” berasal dari cerita jaman dulu, bahwa di desa tersebut terdapat mata air dengan lumpur yang keluar dari kerak bumi tanpa henti.

Seperti layaknya lumpur lapindo, menurut legenda, lahar tersebut terus keluar dari dalam bumi hingga membuat desa sekitar tertimbun lumpur.

Maka atas kesaktian sesepuh tanah Jawa pada masa itu. Diperolehlah petunjuk dari Yang Maha Kuasa. Sang sesepuh diberi petunjuk bahwa untuk menutup lahar tersebut harus dengan batu besar yang terdapat di puncak Gunung Ceremai.

Gunung Ceremai adalah satu-satunya gunung tinggi yang paling dekat dan memang tidak begitu jauh dari lokasi, berjarak 20 kilomter ke arah selatan dari lokasi batu Bleneng.

Baca Juga:

Anda Bernyali Tinggi? Coba Datangi Tempat Uka-Uka di Cianjur

Dengan kesaktian sesepuh pada masa itu, maka batu ukuran besar berhasil diangkat dari Gunung Ceremai dan dijatuhkan tepat di atas mata lahar tersebut.

Akhirnya lahar tak keluar lagi dan daerah tersebut di namakan “Walahar”. Lalu, kenapa batu tersebut hingga kini tidak bisa dipindahkan?

Lagi-lagi hanya menurut mitos warga sekitar, bahwa batu besar itu dijaga oleh raja Jin yang telah berjanji kepada sesepuh yang telah menaklukannya.

Bahwa sang raja jin telah berjanji akan menjaga batu besar itu agar tidak berpindah atau hancur demi menutup lubang lumpur, walau pada masa kini lumpur sudah tak ada.

Maka hingga saat ini masih terbukti, bahwa batu besar yang seakan bertengger di pinggir jalan tol Cipali nan misterius ini tetap berdiri kokoh seperti dulu, karena tak dapat dihancurkan.

Bahkan karenanya, jalan tol Cipali terpaksa sengaja dibelokkan dan kini seakan-akan batu besar misterius itu ikut pula menjaga jalan tol Cipali.

Ada lagi cerita mitos bahwa batu misterius itu juga sebagai tempat orang zaman dahulu bersemedi dan banyak lagi cerita-cerita mitos lainnya.

Maka tidak heran jika kecelakaan yang terjadi disekitar tol Cipali banyak menyangkut pautkan dengan hal mitos batu bleneng tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.