Pondok Yatama Mendunia Bertekad Ciptakan Santri Mendunia

oleh -92 views
Pondok-Yatama-Mendunia
Komunitas Mobility Depok Eksis menyambangi Pondok Yatama Mendunia. Foto: Ist

CIREBON – Pondok Yatama Mendunia Kabupaten Cirebon, menggandeng komunitas Mobility Depok Eksis untuk menciptakan anak yatim dan dhuafa agar memiliki potensi mendunia.

Pondok Yatama Mendunia yang belokasi di Jl Imam Bonjol No 32 Blok III RT 02/05 Desa Bobos, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon ini, memiliki konsep ekowisata.

Pondok yang didirikan oleh Ihsanuddin itu, membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada seluruh pihak yang hendak berkontribusi pada pemberdayaan potensi sumber daya manusia desa, khususnya kelompok yatim dan dhuafa.

Baru-baru ini, komunitas pemilik kendaraan Mobilio Indonesia yang tergabung dalam Mobility Depok Eksis menyambangi pondok tersebut untuk memberikan bantuan.

Bantuan dalam bentuk dana pemberdayaan dan Alquran tersebut, diberikan secara simbolis oleh ketua komunitas, Tommi Altaher kepada founder pondok, Ihsanuddin.

Baca Juga!

Yakin Polemik Pasar Jungjang Selesai, Kasmin ‘Tukang Becak’ Diajak Potong Tumpeng Bareng

Rengginang Kidal, Produk UMKM Cirebon yang Sempat Tidak Diberi Halal MUI

MA Al-Hikmah 1 Juara Bio-Fox’21

Aksi sosial tersebut dilakukan dalam rangkaian agenda touring memperingati anniversary ketujuh Komunitas Mobility Depok Eksis, Sabtu (27/11).

Dalam kesempatan tersebut Tommi berharap, anak-anak pondok bisa menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa.

“Semoga menjadi anak yang soleh dan solehah,” harapnya.

Sementara itu, pengasuh pondok Ihsanuddin menegaskan, Pondok Yatama Mendunia adalah pondok kolaborasi yang hendak mengajak seluruh pihak manapun dalam kebaikan.

“Karena mereka para anak yatim dhuafa pembinaannya menjadi tanggung jawab bersama. Dan Pondok Yatama Mendunia membuka diri tidak membatasi siapapun yang hendak berkontribusi,” kata Ihsanuddin.

Tujuan akhirnya, sambung Ihsanuddin, pertama yakni beasiswa pendidikan. Hal itu guna memastikan pendidikan mereka dijamin oleh ummat atau pun semua pihak. Kedua, menghadirkan sarana dan prasarana memadai.

“Ketiga, ingin mencetak anak yatim yang mendunia. Artinya punya mental, mindset, skill, serta motivasi di atas rata-rata anak-anak desa pada umumnya. Demikian harapan kami dari disematkannya nama Mendunia,” ungkapnya.

Sejauh ini, pembangunan Pondok Yatama Mendunia masih dalam proses pengerjaan, kegiatan mengaji serta belajar mengajar bisa dilakukan di gazebo.

“Sambil menunggu pembangunan asrama rampung, pondok ini juga dijadikan sebagai destinasi wisata edukasi yang bertujuan mendekatkan anak-anak dengan alam,” ujar Baba Ihsan, salah satu santri di pondok tersebut.

Pondok yang baru didirikan tahun 2021 ini, telah mendidik empat puluhan santri yang terdiri dari yatim mukim dan non mukim, serta santri non-mukim. Juga membina ibu rumah tangga dan pemuda setempat untuk diberdayakan. (rls/brd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.