Calon Paskibra Gagal Berangkat ke Istana, Keluarga Bikin Surat Terbuka Kepada Presiden

oleh -1.347 views
Surat-terbuka-Melkisedek-Takatio
Surat terbuka pemilik akun facebook Melkisedek Takatio yang ramai beredar. Foto: Tangkapan Layar FB

SURAT terbuka yang diunggah pemilik akun facebook (FB) Melkisedek Takatio, ramai diperbincangkan di media sosial.

Surat tersebut ditujukan kepada Presiden Jokowi yang diunggah tanggal 28 Juli 2021 sekitar pukul 16.21 di akun FB miliknya.

Pemilik akun Melkisedek Takatio merasa ada kejanggalan perihal adiknya yang gagal berangkat untuk menjadi pasukan pengibar bendera (Paskibra) pada HUT RI ke-76 di Istana Presiden Bulan Agustus mendatang.

Dalam pengakuannya, adiknya yang bernama Kristina merupakan calon utama pasukan paskibra utusan dari Sulawesi Barat.

Tetapi menjelang keberangkatan, Kristina gagal berangkat karena dinyatakan positif usai menjalani PCR, dan digantikan oleh calon lain.

Berikut petikan surat terbuka yang ramai beredar.

Baca Juga!

Hari Sungai Nasional, Berikut Lagu-Lagu yang Terinspirasi dari Sungai

Siapa Pemilik Suara di Balik Tahu Bulat, Digoreng Dadakan Lima Ratusan, Kadarieu…Kadarieu…

“Pak Presiden Joko Widodo yg kami hormati..
Foto di bawah adalah foto adik kami Kristina (16) yg ‘dibatalkan’ keberangkatannya ke istana untuk jadi pasukan pengibar bendera pusaka pada HUTRI ke 76 bulan Agustus mendatang.
Kronologinya begini:
Dia lolos tes dan jadi calon paskibraka utusan Sulbar. Lalu dia ke provinsi Sulbar mau pelepasan bersama Bpk Gubernur Sulbar.
Nah, dia lalu tes pcr dan hari Sabtunya (24/7) hasil tes keluar ternyata dinyatakan positif dan otomatis batal berangkat dan digantikan org lain.
Kejanggalannya adalah:

  1. Setelah dinyatakan positif, dia dilepaskan begitu saja dari Mamuju naik mobil ke Mamasa tanpa ada tindakan termasuk tanpa APD.. intinya tanpa penanganan.
  2. Adik kami ini calon utusan utama dan ada cadangan dari Pasangkayu. Tapi kenapa yg berangkat adalah anak dari Mamasa, bukan yg cadangan tadi.
  3. Adik kami ini ditawari jadi paski provinsi dan bebas pilih peran apa saja termasuk jadi pembawa baki kalau mau. Pertanyaannya, kalau benar dia positif.. kok bisa ya jadi paski di provinsi.
  4. Sepulang dari Mamuju, diadakan tes PCR kedua dan ternyata hasilnya NEGATIF
    Karena itu, selaku warga negara Indonesia, bangsa yang katanya beradab ini, kami mohon keadilan ditunjukkan kepada kami juga. Ada apa dibalik kejanggalan yg kami temukan ini? Terima kasih.
    diunggah di Facebook (FB) ditujukan kepada Presiden Jokowi oleh keluarga Paskibra yang gagal berangkat ke Istana ramai di dunia maya.”

Surat terbuka keluarga Kristina yang menganggap ada kejanggalan tersebut, mendapat tanggapan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Sholeh mengatakan penetapan calon paskibraka nasional (Capasnas) wakil Provinsi menjadi kewenangan penuh Provinsi, termasuk penggantianya.

“Penggantian capasnas putri dari Sulawesi Barat atas nama Kristina kepada Anggie Fricilia Tamuntuan dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Barat dengan pertimbangan hasil Swab PCR test Kristina positif Covid,” ujar Asrorun dalam keterangannya, Kamis (29/7) seperti dikutip dari suara.com. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.