Tidak Sembarangan, Harga Bedug Desa Gumulung Nyaris Sama Xpander

oleh -159 views
Bedug-Rakitan-Buatan-Desa-Gumulung
Bedug rakitan buatan Desa Gumulung Tonggoh terkenal akan kualitas. Pernah dipesan dari Singapura dan Malaysia. Foto: Asep Brd/radarcirebon.com

PUSER BUMI – Jauh dari keramaian perkotaan, Desa Gumulung, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon memiliki potensi kerajinan bedug rakitan. Bahkan produk desa tersebut pernah dipesan dari Singapura dan Malaysia.

Desa yang sudah dimekarkan tersebut, merupakan sentra kerajinan bedug, atau alat tabuh lainnya yang berbahan kulit sapi.

Salah satu sosok yang pertama kali memproduksi bedug rakitan adalah H Abdurahman Jamil, dirinya bergelut dengan kerajinan berbahan baku kayu jati tersebut sudah 25 tahun.

Dalam perjalanan usahanya, H Abdurahman berbekal ilmu yang diperolehnya secara otodidak dari seseorang pengrajin rebana bernama Rosyid dari wilayah Pabuaran, Kabupaten Cirebon.

Saat itu, H Abdurahman memesan bedug kepada Rosyid tetapi proses pembuatannya memakan waktu cukup lama.

“Pembuatannya empat bulan, saya tawar hingga satu bulan tetap saja tidak bisa,” kata H Abdurahman.

Baca Juga!

Industri Keuangan Peduli, Adakan Vaksinasi Masal Selama 3 Hari

Ketika bedug pesanannya dikerjakan oleh Rasyid, dirinya memperhatikan proses pembuatan dari awal hingga akhir.

“Lalu saya coba membuat sendiri dan bisa selesai dalam 10 hari,” ceritanya.

Sejak saat itulah dirinya memutuskan untuk membuat bedug rakitan dan seiring perjalanan waktu, orderan pun berdatangan.

“Pesanan yang paling jauh ke Singapura dan Malaysia,” imbuhnya.

Selain itu, produk yang dipasarkan oleh anak-anaknya tersebut sudah banyak dikenal orang. Tercatat mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi pernah memesan bedug buatannya.

“Pak Dedi mencari pengrajin bedug yang paling tua, dan bedug buatan saya yang dipilihnya,” ujar pria yang gemar menghisap rokok kretek tersebut.

Dalam pembelian tersebut, Dedi Mulyadi memesan bedug dengan ukuran cukup besar, harga di kisaran Rp200 juta.

Konsumen lain yang kebetulan sedang memesan bedug buatan Desa Gumulung Tonggoh, adalah H Aziz dari Jakarta.

Dirinya sengaja datang ke Cirebon untuk memesan bedug untuk kedua kalinya, karena bedug buatan H Abdurahman terbukti memiliki kualitas.

“Pembelian pertama saya merasa puas, jadi saya pesan yang kedua kalinya,” kata H Aziz.

Pria yang juga pengurus Masjid Al Ikhsan, Jakarta ini memberikan garansi kepada orang yang membutuhkan bedug, untuk jangan ragu memesannya dari H Abdurahman. Videonya bisa dilihat di sini.

“Kualitasnya bagus, kalau butuh bedug datang saja ke sini (Desa Gumulung),” pungkasnya. (brd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.